Lelaki (Cinta) Pertamaku

20 komentar


Picture froom Google

Mengenangnya adalah mengenang segala keindahan, meski kasih itu tak pernah terucap. Seperti malam ini lagi-lagi aku merinduinya. Merindui langkah-langkah besar  kakinya, merindui sorot matanya, merindui  suaranya. Ia laki-laki pertama yang hadir sepanjang memori merekam masa kehidupanku karenanya tak mungkin aku melupainya. Benar, cinta pertama itu akan terus membekas meski banyak cinta-cinta lain menorehkan warna tapi ia tak kan terganti.
Apa yang harus aku ceritakan tentangnya agar kau tahu bahwa meski dalam kebersamaan kami yang singkat namun banyak bagian darinya telah menjadi bagian dariku. Diamnya sama seperti diamku. Marahnya selalu mampu meredam kenakalanku. Ia yang mengajarkan aku rasa syukur dengan segala kesederhanaan dan kerja kerasnya hingga terkadang membuatku merasa menjadi anak miskin. Sebenarnya miskin dan kaya itu dilihat dari segi apa? Harta? Mungkin iya. Dan aku (dulunya)

20 komentar :

Posting Komentar

Ketika Kematian Begitu Dekat

21 komentar

Pengalaman ini sebenarnya ingin aku lupakan karena terkadang membuat traumatis jiwaku terungkit. Namun kesadaran akan hikmah dari peristiwa inilah yang ingin kubagi untuk semua bahwa kematian bisa datang kapanpun. Meski tak ada sakit yang kau derita atau usiamu masih belia.
Pada hari Minggu beberapa tahun yang lalu aku dihadapkan pada peristiwa yang benar-benar membuatku merasa kecil.

21 komentar :

Posting Komentar

Nikah dong guys! : sebuah provokasi.

19 komentar

Sebenarnya apa sih yang membuat laki-laki menunda melamar seorang gadis (janda kembang) untuk menjadi istrinya?padahal terkadang  (bagi yang pacaran) sudah jalan berduaan, sudah berkali-kali bilang Ich Liebe dich...eu te amo, sudah habis uang untuk dinner bareng, nonton bareng atau sekedar ngasih hadiah-hadiah kecil. Beberapa teman menjawab : ingin mapan dulu,  belum nemu yang ideal (fisik???) , masih perlu penjajakan lebihhhhh.
Dan apa pula yang membuat wanita terkadang  menolak lamaran seorang pria? Beberapa mungkin menjawab : Wah dia gajinya kecil, nyari yang berkepribadian (mobil pribadi, rumah pribadi,dll), yang cantik (banyak yg ngelirik)ngajawab : akukan cantik jadi bisa dong milih2 yang perfect (ceilah neng nggak ada manusia di dunia ini yang sempurna).  Nah kamu? Alasanmu apa? ;p
Sekedar ingin berbagi pengalaman boleh ya… Aku menikah saat masih semester empat dengan seorang laki-laki yang juga masih kuliah di semester enam. Kok bisa?

19 komentar :

Posting Komentar