Puisi lagi! dan laporan J50K

8 komentar

Dia tak ingin dipanggil dengan nama itu
hanya meruntuhkan sebuah benteng katanya beralasan
tapi tak ada nama lain yang pantas 
pun ketika beribu senyum terlepas dan ia memukul segala yang ia temui 
fikirnya menghilang pada setiap lakon
Ia tak ingin terpinggirkan tapi ia yang menarik dirinya dari semua isi kepalanya

Kau fikir siapa yang punya kelakuan serupa itu? 
Hingga teralis berhak mengurungnya. 
Melumpuhkan imaji akan halusinasi dan delusi.

Satu kata itu mengejarnya meski yang mengatakannya tak lebih waras. 
Hanya warna yang membuat mereka beda. Apa gunanya seragam fikirnya.


* * Sibuk dengan program J50K di blog sebelah membuatku tak bisa mengalihkan konsentrasi pada tulisan panjang lainnya yah tak apalah hanya puisi pendek ini untuk mengisi beranda ini. Dan puisi ini untuk pasien-pasien yang pernah kukenal dan beberapa yang sempat kurawat ketika kepaniteraan klinik keperawatan senior di sebuah RSJ. Jujur, rindu juga  pada tingkah mereka yang terkadang menyentuh, membuat kita harus banyak merenung dan bersyukur juga iba! Mereka tak memilih lakon yang harus mereka perankan sekarang, jika bisa mereka juga ingin hidup normal. Semoga mereka baik-baik saja disana.

Dan......
Ini sudah hari ke-20 dari 31 hari di bulan Januari. Dari 50.000 kata yang harus terkumpul dalam sebuah tulisan, aku telah berhasil di 33.000 kata lebih dikiiitttttt berarti aku harus merangkai setidaknya 17.000 kata lagi. Pufff tak mudah memang tapi harus!! 

Oke guys aku balik ke blog sebelah lagi ya.... ^___^


8 komentar :

  1. assalamu'alaikum...
    alhamdulillah bisa mampir di ruang yg sejuk lagi.. #OOT..

    karena saya tdk pandai berpuisi jadi tdk berani kasih komentar ttg puisinya sang maestro..

    BalasHapus
  2. Wa'alaikum salam ... mas Insan. Wah sejuk ya padahal nggak pasang kipas angin atau AC lho.. :D :D

    Eh saya jg nggak pinter bikin puisi cm coba2 aja kadang banyak jg kata-kata nggak jelas ya? Makasih kunjungannya mas..

    BalasHapus
  3. penasaran nich denganblog sebelahnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan berkunjung ke blog sebelah mbak...

      Hapus
  4. Balasan
    1. Intinya... yok ber-empati dengan orang2 yg memiliki gangguan jiwa :) :) begitu... :)

      Hapus
  5. pekerjaan yang luarbiasa,menolong jiwa-jiwa yang terguncang,fisik yang terluka,selamat merangkai 17000 kata lagi, semangat......!!

    BalasHapus
  6. Iya mas...sayang skrg tdl lg bs merawat mereka... terima kasih :) semangat...

    BalasHapus