Tua, selembar kertas di dinding dan J50K

40 komentar
Pilih Yang ini?????
Atau pilih yang ini?????

Rasanya gundah setiap melihat kalender yang tanggal-tanggalnya seperti berlari terus berganti, terlebih di akhir tahun saat banyak orang sibuk membuat Resolusi untuk tahun berikutnya. Sementara aku masih seperti Anak Baru Gede yang mencari jati diri: galau, resah! (tapi aku kan bukan abg lagi..aku sudah menjadi seorang istri dan seorang ibu bagi dua orang putraku). Mondar-mandir satu ruang ke ruang lain di rumah membuatku terhenti pada sebuah cermin yang menampilkan sosokku yang tentu berbeda dengan sosok lima atau sepuluh tahun yang lalu : tampak lebih tua!. Dan ini masalahnya, sudah setua ini kok  belum ada pencapaian apa2? Stagnan! Bukan membuat resolusinya yang jadi masalah, tapi aku malu sendiri pada selembar kertas yang telah bertahun-tahun kurancang dengan optimis. Ada tiga mimpi (salah-satunya jadi penulis) tertempel disana tapi menyedihkan ketiga2nya tak ada tanda2 pencapaian (puffhh!!). Kesalahannya dimana? tentu aku tahu jawabannya : usaha yang belum optimal!
Lalu untaian kalimat yang aku temukan  pada postingan Una  membuatku gelagapan :

I will not only be
Someone’s daughter
Someone’s wife or
Someone’s mother
I will have equal opportunities
My life will be mine.

Itu tepat sekali untuk mendeskripsikan mauku. Aku mau My Life will be mine. Tak hanya dikenal sebagai Ny. Iqbal atau mama Anas dan mama Azam. Harusnya ada sesuatu yang membuatku tetap eksis. Sesuatu yang membuatku menjadi diriku sendiri. Dan Blogging memang efektif untuk mengasah dan melatih agar terus menulis seperti mengisi sebuah diary tapi tetap ada sesuatu yang harusnya lebih. Aku cemburu melihat cover2 buku cantik milik teman2 blogger  namun tetap saja susah membuat sebuah komitmen.
Dan keresahan itu terjawab ketika jalan-jalan ke blognya Mbak Winda  aku tersasar ke Kampung Fiksi dan J50K. Deg! mungkin ini salah-satu jalan untuk mewujudkan impianku? Event ini jelas menuntut komitmen untuk menulis 50.000 kata dalam waktu sebulan dan akan banyak teman yang terus memberitahukan perkembangan tulisannya, kompetisi yang bagus sekali untuk tak berhenti di tengah jalan. Dan ternyata event ini sudah berlangsung sejak tahun lalu. Kok aku baru tahu ada event sekeren ini ya?  Tak fikir banyak akupun mendaftar di grup J50K yang tak sampai dua menit langsung disambut oleh mbak Mbak Endah Raharjo. Baca-baca tentang peraturan dan tata-caranya aku langsung membuat Synopsis. Yang ide ceritanya sebenarnya telah bertahun-tahun mengendap di otak tanpa mampu tertulis (tertulis beberapa kalimat namun tak terselesaikan). Lalu aku juga membuat Blog khusus untuk event ini.
Sambil menunggu Januari aku membuat draft dan memikirkan karakter2 tokoh yang akan aku tampilkan, mencari-cari referensi yang mendukung cerita dari Wikipedia, googling secara acak dan juga membaca  beberapa buku Sejarah.
Dan Januaripun datang tepat jam 00.00 bersamaan dengan riuhnya Kembang api di luar aku posting Chapter One. Hari-hari berikutnya posting lagi..lagi dan lagi…lalu stunck!. Tidak mudah untuk terus komitmen menulis meski ingin terkadang ide tersendat. Tapi meski tak ada ide tetap aku paksa untuk membuka Microsoft Windows menatap layar kosong mengetik beberapa kalimat apa saja yang terlintas di otak meski tak ada hubungannya sama sekali. Atau aku membuat sebuah puisi. Dan dari sebuah puisi ini terpancinglah beribu2 kata lainnya yang meski tampak acak namun membuat cerita ini tetap berlanjut. Yang memang harus berlanjut karena tertantang untuk terus kejar2an dengan para nekaders lainnya.Mbak Rhinzara yang punya kecepatan menulis luar biasa, Linda dengan kisah Chang yang memiliki setting tidak gampang, Ayu dengan ekspedisi gunung mautnya, Citra dengan Rahasia Gadisnya yang ditulis dengan bahasa yang apik, Mbak G dengan Metropolutannya yang bikin penasaran Mbak Surya dengan kisah perjodohan Prastiwi, Mbak Nurul Mbak N Indah Sari Ajid dengan cerita keluarga yang sangat menyentuh Mbak Nastiti Denny dan banyak nekaders lain yang tak bisa saya sebut semua.
Sampai di titik aman pada hari kedelapan belas semangat mulai mengendor, ditambah migrain dan gastritis yang menjadi alasan aku berhenti menulis. Tiba-tiba seorang teman nelfon. Apa kegiatan sekarang Fus? Hah jadi ibu rumah tangga aja? Sayang dong! Nggak niat kerja? Ngelanjut S2? Si A udah PNS si B kerja di BUMN  si C lagi ambil master dan jadi dosen…bla..bla..bla… Mungkin ia tak bermaksud mencemooh tapi telinga dan hatiku sensitif sekali. Dan malamnya aku ngebut lagi nulis sampai tiga ribu-an kata!. Terima kasih teman kamu telah mensuplai bahan bakar untukku menulis malam itu.
Secara umum tak ada masalah besar dalam proses pengejaran angka 50 kilowords ini. Aku menulis siang hari ketika anak2 tidur siang dan malam hari ketika anak2 sudah terlelap. Meski jam tidur berkurang drastis dan menghabiskan kopi lebih banyak itu tak menjadi hambatan karena hambatan sebenarnya ada pada kemauan diri sendiri untuk menghalau rasa bosan dan malas.
Dan malam ke-27 words count akhirnya menunjukkan angka 50.038. Hurrrayyy!! Wow bolehkan aku merasa sedikit bangga? Meski ceritanya belum selesai meski akan ada banyak kerja keras lainnya.


Dan terima kasih banyak buat para pejabat Kampung Fiksi ^______^
Mbak Gratcia siahaya
Mbak Ria Tumimomor
Mbak Deasy Maria
Mbak Indah WD
Mbak Winda Krisdanefa
Mbak Endah Raharjo
Mbak Sari Novita
Mbak Meliana Indie yang begitu energik mensuplay semangat!! Juga untuk Mas Dimas Nur yang katanya mau ngasih kejutan he..he.. :D.

Akhirnya saya minta izin ngambil e-badgenya ya ^__________________________^


40 komentar :

  1. teruslah menggapai impian mbak yang tertunda,semoga sukses ya mbak??

    BalasHapus
  2. Wah asik... berhasil 50ribu kata rupanya.
    Eh itu bukan kata-kataku kok.
    Itu ada di video di World Bank.
    http://www.youtube.com/watch?v=jvbHAiqOOkY

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku tahunya dari Una... ya udah ntar aku sebutin juga link itu ya :)

      Hapus
  3. Aduuuh... aduuh, aduh, baca entri ini tertohok dengan kesadaran tentang umur dan hari-hari yang terus berlari itu, saya sering kepingin banget mengikat kaki-nya si Hari ini supaya ga bisa lari kemana-mana haha.. Saya punya masalah yg sama dengan komitmen, itu awalnya jadi berpikir untuk menciptakan "ruang khusus" yang mengikat saya untuk duduk dan menulis suka atau tak suka karena ada target yg dikejar, jadilah J50K khusus untuk bulan Januari sbb biasanya awal tahun rasanya "beda" dan niat untuk menyelesaikan sebuah resolusi juga sangaaat besar sekali. Momentum itu yg harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. ^^

    Bahagia banget banyak yang berhasil mencapai target. Bahagia juga karena setelah membaca entri teman-teman Nekaders, saya mendapatkan banyak sekali masukan yang sangat berkesan dan bermanfaat bagi saya. Terima kasih banyak, mbak Haya Nufus. (((HUgs))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan 'ruang khusus' itu tak hanya utk mbak G namun kami juga bisa masuk dan bercengkrama dg yg namanya 'komitmen'... Makasih mbak G. semangat awal tahun semoga terbawa hingga bulan2 selanjutnya ya...

      Hugs...Hugs... :D

      Hapus
  4. wah sukses deh ibu yg satu ini. semoga ini adalah jalan menuju sukses yg selanjutnya yah :)

    btw, udah dpt kabar tentang acara FLP selanjutnya blum mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin...amin... makasih Sarah :) belum ada kabar nih, Sarah ada info apa? sudah ada jadwal kegiatan?

      Hapus
  5. tenang...semua sudah diatur..sehat yang terpenting.
    Sukses yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas... semoga kita sehat terus ya... terima kasih :)

      Hapus
  6. tenang...semua sudah diatur..sehat yang terpenting.
    Sukses yah

    BalasHapus
  7. You know what? Aton udah jd penulis sekarang, bahkan sebelum buku2mu terbit! keep writing..^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi takut ini Fahri...kayaknya aku udah kebanyakan sesumbar ya? hasilnya aja blm ada :( :(

      Hapus
  8. Pertama2, maaf yaa kalo komennya masuk dobel soalnya dari tadi pas ngeklik "publikasikan" gagal muluu, ahahahaha :p

    ~.*.~

    Selamat yaa berhasil mencapai tujuan dengan gemilang ;)

    Ngebaca postingan ini menyadarkan bahwa saya ini maunya banyaaaak tapi usaha ngga pernah maksimal, huhuhu.. dalam J50K kemaren, bukannya terus berpacu mencapai "sesuatu", malah berpaling and keasyikan jatuh ke dalam "godaan" berupa games, ahahaha..

    Bolehkah merasa sedikit bangga?

    Boleh bangets, Mbak, and ngga hanya sedikitt, tapi banyak juga ngga apa2, karena selama Januari ini Mbak membuktikan bisa mengatasi segala rintangan dan tetap fokus menggapai apa yang diinginkan ;)

    Sekali lagi selamaat yaa.. and *eheemm* salam kenal, hihihi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak Indah... saya cm seorang pemula nih mbak yg ingin tertulari semangatnya para nekaders dan mbak2 'petinggi' kampung Fiksi :) ayo kita fokus dan saling support he..he..

      Senang bs kenal sm mbak Indah :)

      Hapus
  9. Wah Luar biasa, ditengah-tengah kesibukan jd ibu rumah tangga masih bisa memecahkan angka 50rb. Malu saya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mbak Tary jg hebat lho...tetap nulis/blogging sambil ngerintis usahanya :) :) semoga mbak Tarry diberikan kesehatan dan kesuksesan ya mbak :) :)

      Hapus
  10. uhuhuuuu aku cuma ada 37ribu kata.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu juga prestasi Yu...apalagi dg konsentrasi yg terbagi utk kegiatan lain :) :) yok lanjutin yok.... :D

      Hapus
  11. Semoga sukses di tahun ini ya Fus.
    Ohya, gimana cara gabung di kampung Fiksi itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pilih Join this site di blog Kampung Fiksi kak nanti dapat info2 dr kegiatannya... Untuk J50K khusus Januari aja tapi November nanti ada juga Nanowrimo semacam J50K juga yaitu menulis 50rb kata di bulan November...

      Ayo kak Eqi.... :)

      Hapus
  12. halo mas nufus. salam kenal ya :)
    kunjungan pertama nih di blog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mas Widhi. Terima kasih kunjungannya :) btw I'm a Woman ^^

      Hapus
  13. Maaf ya kalo komen saya gak nyambung mbak
    Ini dia link ke grup pusatnya (ttg komen mbak di blog saya):

    http://www.facebook.com/groups/165731113482130/

    Nanti di dalam setelah kenalan2, coba mbak tanyakan siapa korwil Jakarta dan minta gabung. Saya cari linknya tdk ketemu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah...makasih ya mbak Mugniar :) :) :)

      Hapus
  14. Assalamu'alaikum Sobat, salam kenal dari saya ya..

    kunjungan perdana skalian follow Sobat..

    Saya tunggu kunjungan dan follownya di RUKI-ZONE ya Sobat.. :D

    Happy Blogging Sobat.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam mas Ruki. salam kenal juga

      Hapus
  15. saya juga tahu event ini waktu saya mulai follow mba Winda, dengan kemampuan sangat terbatas saya jadi ikutan nekad menulis 50 ribu kata, tanpa sinopsis tanpa draft tanpa plot (karena saya belum mengerti istilah2 itu) pokoknya menuliis saja sampai kelar. Alhamdulillah di hari ke 27 sudah selesai. Senangg banget seperti baru saja melunasi hutang.. legaa.. Tapi saya tidak terlalu bangga karena cerita saya itu sangat ringan, mungkin bisa bikin orang yang membacanya jadi mengantuk hihi..

    Anyway makasih ya mba sudah mencantumkan nama saya di postingan ini. Terharuuu... *peyuukk*

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat ya mbak Nurul kt sama selesainya di 27 :) wah yg ringan itu biasanya byk yg suka drpd bc novel sambil mikir :D jgn disimpan aja ya...pede aja mbak...

      *balas peyuuukk*

      Hapus
    2. kalo gitu aku kirimin ke mbak yaa naskahku itu, biar mbak koreksi dan aku jd pede hehe.. dan mbak bisa kirim balik novel mbak ke aku hihi..

      Hapus
    3. Boleh mbak Nurul :) ... tapi malah aku yg nggak pede soalnya udah seminggu di februari kok msh malas bgt ngedit :(

      Hapus
  16. punya kepuasan kalo udah nulis ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak :) tp lbh puas kalao ada yg baca :)

      Hapus
  17. lha membaca tulisan ini kok seperti membaca isi hati dan uneg-uneg pikiran saya sendiri? Mirip buangett, tp setindaknya Mbak nufus sdh Ny dan Mama..tinggal life wiil be yours. Saya naruh target X (menikah maksudnya) gak berani lagi...follow the flow jadinya. Menulis juga belum bisa sekontinyu Mbak NUfus, pengennya ya bisa nulis kayak novel gitu meski hanya layak saya baca sendiri. Yg ada bikin judul saja dr duluu...out line'nya belum ada....harus di apain neh Mbak Otak saya? Atau hati/feeling saya ya? hehehe...#curcol lebay

    BalasHapus
    Balasan
    1. :) sama ya mbak yok kita saling support :) aku mikirnya paling nggak mbak Ririe udah kerja dan mandiri meski blm jadi mama (manusia emang gitu ya... ya udah yok kita bersyukur aja...^^) Sama2 usaha dan doa mbak ^^

      Hapus
  18. Saleum,
    Yang terpenting adalah optimalkan jatah untuk istirahat, seorang penulis juga butuh istirahat untuk me-refresh otak dan tubuhnya. :)
    sukses selalu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih bang... weiss istirahatnya kebanyakan ini dan jadi penulis nggak jadi2 :(

      Saleum :)

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  19. salam kenal kembali kak Haya :)
    aku suka postingan kakak, juga bahasa tulisannya :D
    semangat menulis terus ya kakak :D :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terima kasih Fhea... fhea juga berbakat ayo semangat... ^^d

      Hapus