Review Pertemuan III Pramuda FLP Jakarta

5 komentar


Lima hal penting yang harus kita  garap ketika menulis novel adalah Plot, karakter, tema, setting dan bahasa atau style. Berikut beberapa tips yang yang dibagikan oleh mbak mbak Esti mbak Priska dan mas Petter para editor Mizan yang juga telah menerbitkan beberapa novelnya dalam acara pelatihan FLP di gedung H.B. Jassin tanggal 11 Maret yang lalu.
Plot: Lebih disukai cepat dan tidak terlalu banyak menggunakan narasi ‘yang mendayu-dayu’. Buatlah First line semenarik mungkin, yang membuat editor tertarik dan penasaran untuk membaca kelanjutan cerita. Buat kerangka karangan yang meliputi Perkenalan, konflik, penutupan lalu pertahankan cerita agar tidak melenceng dari plot.
Karakter : harusnya setiap karakter mempunyai ciri khas yang mewakili satu sifat yang konsisten sampai akhir, tidak klise dan tidak pasaran. Karakter tokoh rekaan haruslah semirip mungkin dengan manusia: tidak sempurna namun menarik! Perhatikan para tokoh dalam cerita Harry Potter setiap tokoh memiliki karakter khas. Hermione dengan kemampuan akademis yang tinggi meski kurang matang secara emosional, Ron dengan kesetiaan terhadap sahabat, Lord Voldemort dengan  kekejaman dan kelicikannya, juga Harry dengan karisma dan masa lalunya. Setujukan setiap tokoh di Harry Porter terkesan hidup dan kuat?. Untuk mempermudah pembuatan karakter bisa dengan menulis biografi tokoh cerita kita mis: nama, tanggal lahir, hobi, kekurangan masa lalu kelebihan dan lain-lain lalu  pertajamlah karakter itu.
Tema: Kreatiflah dalam memilih tema. Bagus sekali jika menulis sesuatu yang original meski tak ada yang benar-benar belum dibicarakan oleh penulis lain. “Taruhlah anggur lama dalam botol yang baru” peribahasa itu tepat sekali mewakili yang diinginkan oleh editor juga pembaca. Beberapa cerita lama disajikan dalam penuturan yang baru tetap akan menarik. Dan apapun tema yang kita pilih sebaiknya memiliki pesan moral.
Bahasa dan Style : lebih baik gunakan kalimat pendek menggugah daripada kalimat panjang bertele-tele dan mendayu-dayu. Pembaca kita cenderung bosan dengan narasi dan deskripsi panjang. Perhatikan bagaimana kalimat-kalimat segar dan ringan pada “Laskar Pelangi”  yang mampu memikat pembaca. Pilih juga bahasa original dan metafora yang tidak umum. Hal itu akan mudah jika kita banyak membaca karya-karya yang mirip dengan yang akan kita tulis.
Setting : untuk memperkental setting tempat, asosiasikan lingkungan sekitar dengan kekhasannya. Misalnya jika memakai setting Bali masukkan unsur-unsur khas Bali bisa berupa pura-puranya, adat budaya atau alam pantainya. Untuk setting Luar Negeri tentu dibutuhkan riset yang tidak mudah jika ingin tulisan kita terkesan ‘nyata’. Jika kesulitan menggambarkan sebuah negara yang menjadi setting tempat, fokuslah pada area yang lebih kecil misal satu Distrik saja. Menghidupkan atmosfer setting bisa juga dengan membaca karya-karya yang bersetting tempat yang sama dengan tulisan kita.
Nah, jika novel yang kita tulis selesai, tahap berikutnya yang tidak kalah sulit adalah membuat editor penerbitan tertarik dan mau membaca tulisan kita. Karena nasib naskah kita ada di tangan mereka. Dan Editor bukanlah orang-orang santai yang punya banyak waktu.  Ada beribu-ribu naskah yang harus mereka seleksi. Bagaimana agar naskah kita mereka lirik? Kreatiflah dalam mendesain dan menghias sampul buatlah sesuatu yang berbeda.  Setidaknya naskah kita akan terlihat diantara tumpukan naskah-naskah lain. Naskah yang telah mereka pegang belum tentu juga akan mereka pilih untuk diterbitkan. Bagaimana untuk meyakinkan bahwa naskah kita bagus? Kuncinya ada pada lima halaman pertama, lima halaman terakhir dan lima halaman tengah. Jangan tulis hal-hal yang membosankan pada halaman-halaman itu.
Sebenarnya banyak hal lain yang dibahas pada pertemuan minggu lalu hanya yang benar-benar terekam secara runut di memori saya ini, lainnya sedikit acak. Misalnya tips untuk menjadi editor atau penerjemah freelance,cara memperkenalkan diri sebagai penulis bertalenta dan lain-lain. Tak apa ya... akan ada pertemuan keempat minggu ini dengan tokoh di bidang kepenulisan yang lain. 
Thanks for Reading ^^

5 komentar :

  1. mantap banget tipsnya, semoga suatu saat saya bisa berkarya melalui tulisan... aamiin

    BalasHapus
  2. makin eksis aja ya di FLP DKI :)

    BalasHapus
  3. berkunjung di blog sobat dan memberikan + di blog sobat

    Falah Mulyana berkunjung di blog sobat sebelum Falah Mulyana melakukan aktifitas seperti biasa nya

    Nice share sobat and Happy Blogging

    BalasHapus
  4. Mas Huda ; Amin semoga bisa ya

    Kak Eqi: Pelatihan 6 bulan kak

    Falah : Terima kasih banyak ya.

    BalasHapus
  5. Baru ngeh, jadi Mbak tinggalnya di Jakarta tho hihi.

    BalasHapus