La Journee de la femme

30 komentar

Tahu dong kalau tanggal 8 Maret adalah Hari Wanita sedunia. Jujur aku tahunya baru tahun ini. Karena perasaan setiap hari aku tetap wanita dengan segala indahku (kepedean!) tanpa tahu kalau 8 Maret 1917 lalu adalah tonggak awal peringatan kesetaraan bagi seluruh perempuan dunia. Karena pada tanggal itulah, awal sekali wanita Rusia diberi hak suara dalam pemerintahan.
 Eitts, tapi aku bukan mau cerita tentang sejarah perjuangan para perempuan atau juga isu-isu kesetaraan gender lainnya. Aku cuma mau cerita betapa antusiasnya wanita-wanita Madagascar menyambut Hari Wanita Sedunia ini. Antusias karena khusus hari itu semua wanita yang bekerja diliburkan sedang yang laki-laki tetap bekerja seperti biasa.

Di Antananarivo sendiri ada beberapa organisasi wanita international yang ikut berperan dalam kegiatan pembangunan dan kemanusiaan di Madagascar. Sebut saja Wednesday Morning Group, Amitie Franco Malgache, Association Accueil Madagascar, Inner Wheel International dan Soroptimist International. Kelima organisasi ini lalu membaur menjadi L’interclub International Feminin. Setiap tanggal 8 Maret L’interclub ini mengadakan perayaan dengan dengan kegiatan menarik, dan beruntung tahun ini aku bisa ikut dalam kegiatan ini.

Dua wanita Indonesia yang berbahagia di Hari Wanita


Sejak pukul 11.30 Residence Mioty Soa-Alasora telah tampak cerah dan semarak dengan aneka warna. Karena memang di undangan tertulis jelas “Tenue arc-en-ciel” . Artinya Dress code yang diharuskan adalah warna pelangi. Tau dong apa saja warna pelangi?. Asyiknya, tak semua warna pelangi harus masuk. Boleh pilih salah-satu warna!. So gampanglah itu, tak perlu beli baju baru... hehehe nggak modal soalnya ;p.

Rangkaian acaranya panjang, sebagai pembuka tentu acara seremonial. Dibuka oleh MC, sambutan panitia dan sepatah dua kata dari para ketua Organisasi. Lalu rangkaian acara kreasi seperti yang tampak pada fhoto-fhoto di bawah ini. 
Cekidot guys!


Di Antananarivo ada tiga kelompok suku Bangsa utama yaitu Bangsa Malagache, India dan China. Fhoto di atas semacam aksi fashion show yang menampilkan wanita-wanita yang mewakili ketiga suku Bangsa tersebut dengan pakaian, bahasa (mereka menyampaiakan greeting dalam bahasa masing-masing) juga tarian atau budaya. Pada baris pertama mewakili pakaian keseharian wanita Malgache lalu China dan India pada baris kedua.


Lalu acara selanjutnya adalah menari, menari dan menari. Ah menari memang bisa mendatangkan kesenangan dan cocok sekali sebagai hiburan di hari spesial ini.



Tarian rancak khas Afrika dibawakan dengan semangat oleh mereka, bahkan sebagian diantaranya tampak gagah berperan sebagai penari pria.


 Para penari ini pintar sekali memadukan semua warna pelangi dengan gerak gemulai. Aku suka rok tumpuk pink mereka, kalau aku punya anak perempuan nanti akan aku belikan yang seperti itu :D



Tarian selanjutnya tak kalah semarak, dan aku suka payungnya! :D


Yang di atas ini..... celana ballonnya juga bagus. Aduh malah jadi nggak bisa menjelaskan gerak tarinya aku. Hiks!



 Dan lalu tari-tari bebas, yang penting goyang!


 Dan kita-kita wanita Indonesia juga ditodong untuk perform. Karena tak mempersiapkan tarian bolehlah kalau kita menyanyi saja. Yang kita nyanyikan bukannya lagu terbaru dari Agnes Monica. Bukan juga lagunya Anggun C Sasmi atau Grup Band Noah yang keren itu. Karena mereka ternyata lebih tahu Betharia Sonata! Dan hebatnya lagu "Hati yang luka" yang menjadi lagu sepanjang masa itu  ada gubahannya dalam versi Malgache. Jadi Orchestre Sariaka yang memainkan musik pengiringpun sangat hafal dengan  note-note yang harus mereka mainkan. Tahu dong kalau lagu itu begitu syahdu dan mendayu hingga beberapa penontonpun menyalakan lilin dan mengayun-ngayunkannya. Sayang kita kelupaan minta difhoto .^^.

 Haripun menyore (ini kata yang aneh tapi tak apa ya) setelah menyantap hidangan, acarapun ditutup. Hmmmm hari yang menyenangkan.

Selamat hari wanita ^^



30 komentar :

  1. selamat hari wanita :D
    uwahhhh acaranya seru bgt ya mbk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak hanna...seru abisss :)

      Hapus
  2. Nufus kok tak ikut menari? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikut kak tp yg gaya bebas :D sukurnya nggak dipoto :D

      Hapus
  3. hari ibu ada, hari wanita jg ada..
    kalo hari bapak atau hari pria ada gak ya?
    hehe
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan sedih mas......Hari pria di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah itu 19 November sedang hari ayah itu pekan ketiga hari Minggu di bulan Juni kalau di Indonesia tgl 12 November. Meski tak semeriah Hari Ibu :D

      Itu kata opa Wikipedia lohh

      Hapus
    2. Eh baru tahu ada hari Ayah di Indonesia. Katanya hari Ayah kan tiap hari :)
      Rajinnya mbak Nufus buka Wiki ... ^__^

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. hihihi aku malah baru tau kalo ada hari wanita sedunia mba..
    selamat hari wanita buat kaum perempuan di dunia..;))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi....Selamat buat mbak Desi juga :-)

      Hapus
  6. selamat hari perempuan sedunia, eh tapi aku telat ya berkungjung kesini, maf ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak telat kok mbak :-) selamat jg buat mbak Lidya.

      Hapus
  7. Betharia Sonata.. -___- Untung masih pada hafal, ya :D
    Iya itu rok tumpuknya lucu >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. meski lagu lama tapi tetap terkenang mbak hahahaha kayaknya aku masih ingusan deh waktu Betharia Sonata populer.

      Hapus
  8. Wah, baru tau 8 maret tuh hari wanita...
    Udah lama gak mampir dah ganti link ajah ni ye :D

    BalasHapus
  9. kalo di sini kayaknya hari wanita adem2 aja. seru, ya, di sana rame :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Mira..... disini malah jadi hari libur bagi wanita yang bekerja.

      Hapus
  10. selamat hari wanita jg....
    kk br tau jg hehehe....

    BalasHapus
  11. selamat hari wanita jg....
    kk br tau jg hehehe....

    BalasHapus
  12. selamat hari wanita jg....
    kk br tau jg hehehe....

    BalasHapus
  13. Salam juga mbak, pa kabar? :D

    Baju ala Malagache itu seperti baju ibu, tante2 dan keluarga saya di tahun 70-an - 80-an mbak Nufus. Wow ... mbak Nufus sudah bisa ngomong bahasa sana?

    Ck ... ck .. lagu Betharia Sonata itu kan ngetopnya waktu saya masih SD, tahun 80-an. Dahsyat juga ya, bisa sampai ke sana, melegenda pula ... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kabar baik mbak, semoga mbak Niar sekeluarga selalu sehat dan diberkahi Allah ya mbak. Amin.
      Iya bajunya memang seperti baju kita era doeloe ya mbak... belum bisa ngomong Malagache mbak karena bahasa utamanya juga pake bahasa Perancis harus milih salah-satu dulu untuk dipelajari :D

      Kerenkan mbak ^^d

      Hapus
    2. Kayak apa ya bahasa Malagache? (kalo pelafalan Indonesianya Malagasi ya kalo gak salah?). Wiii bahasa Perancis kan susah. Anas sudah fasih ngomongnya? Trus kalo sama teman2nya gimana? Biasanya kan anak2 cepat adaptasinya, lebih cepat daripada orang dewasa.

      Keren sangat :)

      Hapus
    3. Iya mbak Malagasi, mirip2 bahasa kita juga katanya :). Bagi kita yg plg gampang yah bahasa indonesia ya mbak udah belajar sejak batita soalnya:D Anas udah survivelah kalao ngomong sama guru dan teman di sekolah meski nggak fasih2 amat dan banyak juga kata yang belum tahu.

      Makasih mbak

      Hapus
  14. Itu penari yang melambai-lambai seru banget ^^ ., bolehlah perwakilan Indonesia menyanyikan Anggun c sasmi yang sudah mendunia (imagine how interrested it was)

    BalasHapus
  15. semoga belum terlambat untuk mengucapkan selamat hari wanita sedunia :)

    BalasHapus
  16. Sungguh hari yang indah dan menyenangkan, ya, Haya?
    Wah, jadi lagunya Betharia Sonata itu dikenal disana? ckckckck... :)

    BalasHapus