Puisi : tak pantas tersalahkan

4 komentar
Kaukah itu yang datang dengan selendang tersandang di pundak
Sementara matamu membalas tatap pada mereka yang mendengungkan benci
Harusnya tak ada benci
Karena kau ada bukan dari kehidupan yang harus tak ada
Seperti yang mereka pikirkan

Kaukah itu yang pergi terburu
Ketika kau pikir tak kan mampu mengusir gelap dari wajah tanah lahirmu
Sedangkan
Begitu kakimu menjauh ada yang akan merindui khotbahmu


Terkadang ada yang tak pantas tersalahkan

Antananarivo, 3 Juni 2013

4 komentar :

  1. puisinya keren, mengandung makna tersendiri :)


    http://www.nolimitadventure.com/

    BalasHapus