Luka and the fire of life

4 komentar

Image from http://en.wikipedia.org/wiki/Luka_and_the_Fire_of_Life

Judul                : Luka and the fire of life
Pengarang       : Salman Rusdhi
Penerbit          : Random House New York
ISBN                 : 978-0-8129-8196-4

Ini adalah novel bergenre fantasi yang membawa pembacanya pada imajinasi yang walaupun kita tahu tidak terjadi di dunia nyata, namun kita bisa menerimanya secara logis. Sebagai hiburan tentu saja.
Akupun terhibur dan langsung terkesan dengan hal-hal unik bahkan sejak bab pertama.
There was once, in the city of Kahani, in the land of Alifbay, a boy named luka who had two pets, a bear named Dog and a dog named Bear, which meant that whenever he called out “Dog!” the bear waddled up amiably on his hind legs, and when he shouted “Bear!” the dog bounded toward him, wagging his tail.
Sampai halaman-halaman atau bab-bab selanjutnya aku masih terbalik-balik membayangkan antara Bear, the dog dan Dog, the Bear ketika keduanya dimunculkan dalam cerita.
Jadi, dikisahkan bahwa seorang anak bernama Luka suatu hari tanpa sengaja sepulang dari sekolah  melihat kelompok parade sirkus “Great Ring of Fire” yang memang diberitakan akan melakukan pertunjukan di kotanya. Luka merasa sedih dan kasihan pada binatang-binatang itu yang seharusnya tak dipaksa untuk melakukan atraksi yang ‘unkind to animals’, apalagi Kapten Aag (a man who was quick to anger and slow to laugh) sang pemilik sirkus memiliki temperamen yang buruk yang membuat binatang-binatang itu takut. Luka menjadi marah (he was a boy who was slow to anger and quick to laugh) dan berujar.
“May your animals stop obeying your commands and your rings of fire eat up your stupid tent” . (halaman 6)
Dan kutukan Luka terjadi. Malam itu juga binatang-binatang sirkus menolak perintah untuk melakukan pertunjukan dan tenda sirkus terbakar. Para penonton menjadi marah hingga menimbulkan kekacauan dan berita-berita segera menyebar. Keesokan paginya terjadi keanehan selanjutnya : seekor beruang dan seekor anjing datang ke rumah Luka minta diadopsi sementara binatang-binatang lain melarikan diri dan tak terlihat lagi.
Namun Kapten Aag tak berdiam diri ia membalas cursenya Luka dengan hal yang mengerikan  yang terjadi pada Rashid Khalifa ayah Luka yang seorang Story Teller. Rashid Khalifa tertidur tanpa bisa dibangunkan oleh siapapun.
He slept all morning, and then all afternoon, and then all night again, and so it went on, morning after morning, afternoon after afternoon, night after night (Halaman 19).

Jika tidak ingin ayahnya tidak kembali untuk selamanya Luka harus melakukan perjalanan ke Dunia Magic (yang sebenarnya adalah dunia ciptaan Rashid Khalifa dalam berbagai ceritanya) untuk mencuri fire of life. Dalam Dunia Magic luka bertemu dengan berbagai makhluk magic dan menghadapi berbagai tantangan untuk dipecahkan. Dan pertanyaannya adalah : Berhasilkah Luka menghadapi semoga tantangan itu? Dan menyelamatkan ayahnya?. Cari tahu saja dalam novel ini.
Menarik!

4 komentar :

  1. Membaca nama penulisnya saja, langsung dalam hati ini berseru, naah... harus baca secara langsung neh... Makasih banyak ya, Mbak, reviewnya, sungguh info penting ini dalam khazanah perbukuan saya.

    BalasHapus
  2. Sama-sama mas, memang beliau penulis beken ya..

    BalasHapus
  3. Aku selalu kagum sama penulis novel fantasy. Imaginasinya luar biasa, makin keren pula ketika pembaca dibawa seolah2 menyaksikannya, pdhl kita tau itu tdk nyata. Novel ini salah satunya. Smoga ada kesempatan membacanya :D

    BalasHapus
  4. Setuju mbak, cerita fantasi juga butuh imajinasi keren kan ya.

    BalasHapus