5 Hal Keren yang Harus Kamu Lihat di Bener Meriah, Aceh

16 komentar

Rencana untuk ke Kabupaten Bener Meriah sudah ada sejak aku masih di Madagaskar dulu. Sebagai orang berdarah Aceh kental tanpa campuran, ada rasa bersalah sebelanga karena hanya mengenal setitik saja dari nanggroe. Luas Aceh, ujung ke ujung itu adalah 58.375,63 km2, ada 23 kabupaten/kota yang tersebar dengan ragam adat, budaya dan bahasanya. Dan kamu duhai Haya, sudah sejauh apa kamu mengenal tanah kelahiran yang kamu banggakan itu? Hanya wilayah pesisir timur-utara saja? Aishhhh!! Malu lah....

Jadi, begitu anak-anak menerima raport kenaikan kelas Ramadhan kemarin,  aku langsung meminta bang IQ untuk memesan tiket Jakarta - Banda Aceh. Berencana mencicil Jalan-Jalan Keliling Aceh, melepas rindu sambil memperkenalkan Anak-anak pada nanggroe. Aku dan anak-anak saja yang pulang, karena Bang IQ masih punya kewajiban di kantor, tak bisa ambil cuti. Tak apa, susul kami lebaran nanti ya bang ^^ dan jangan lupa transferannya...Hahaha

Dari Banda Aceh, kami singgah di Beureunun, Aceh Pidie beberapa hari, menjenguk mamak, maksyiek dan keluarga. Lalu, dengan minibus L300, meluncurlah kami menuju Kabupaten Bener Meriah. Bukan tanpa perencanaan, karena di Simpang Balek sana, si adek bungsu semata wayang sudah menunggu.

The .. L300

Meski ini adalah kali pertama aku ke Kabupaten Bener Meriah, tak ada getar-getir khawatir bepergian hanya bertiga dengan Anas dan Azzam. Kalau keliling Aceh, yakin aja nggak akan kenapa-kenapa, rasanya semua orang di jalan itu sodara. Jago kandang banget aku memang. Beda rasanya kalau di tempat lain, ke mall aja minta diantar bang IQ.

Dan begitu L300 itu meninggalkan kota juang Bireun, pemandangan mulai tampak beda, perbukitan dengan pohon-pohon hijau di satu sisi dan lembah di sisi lain. Jalanan mulai melingkar membawa kami ke dataran tinggi, wajar saja udara mulai terasa sejuk. Ada juga lahan kosong dan perkebunan berseling rumah-rumah penduduk.



Mungkin, dulu sepanjang jalan menuju Kabupaten Bener Meriah lebih hijau dengan hutan yang rimbun. Namun penebangan hutan untuk beragam alasan susah sekali dihentikan. Butuh keseriusan pemerintah dan kesadaran warga dalam menjaga kelestarian alam.

Kami berhenti sebentar di sebuah mesjid ketika waktu zuhur tiba. Ketika berwudhu, air yang keluar dari keran sangat dingin ~serupa air yang telah disimpan di dalam kulkas~. Suara-suara yang terdengar telinga kami pun mulai beragam, Suku Gayo dengan dialek mendayu mirip dialek India bercampur Bahasa Aceh yang lebih berat dan Bahasa Jawa yang medhok membuai telinga. Dulu sekali, aku pernah ingin belajar Bahasa Gayo. Rasanya lidah jadi seksi-seksi gimana gitu... ^^d

Lalu, setelah dua jam setengah dari Beureunun sampailah kami di Simpang Balik. Rasanya ajibbb! Satu keinginan terkabul, Alhamdulillah...!! 

Kabupaten Bener Meriah adalah kabupaten termuda yang memekarkan diri dari kabupaten Aceh tengah pada tahun 2004. Dengan pusat pemerintahannya di Simpang Tiga Redelong, Kabupaten Bener Meriah, pantas dilirik untuk tujuan jalan-jalan asik kamu. Meski, kondisi alam, tradisi kesenian dan adat istiadatnya memiliki banyak kesamaan dengan Aceh Tengah, ada sentuhan rasa yang berbeda.. Karena setiap tempat itu unik temans.

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan saat berkunjung ke Bener Meriah? Setidaknya ada 5 hal keren yang harus kamu lihat di Aceh Bener Meriah. Cekidot!

1. Gunung Burni Telong


Gunung Burni Telong yang menjulang tinggi akan mudah kita lihat dari kejauhan, meski seringkali puncaknya tertutup kabut. Gunung Berapi aktif ini menjadi ikon Aceh Bener Meriah, dengan hutan yang melingkupinya. Terletak di atas ketinggian 2.600 meter di atas permukaan air laut, gunung ini pernah meletus pada tahun 1924.  

Sayang oh sayang, aku hanya menatap dari jauh, tanpa sempat untuk masuk dan menjenguk ke dalam hutannya atau mendaki sampai ke puncak. Mungkin itu pertanda, kalau aku harus kembali lagi kemari lain waktu dengan persiapan dan rencana yang lebih matang.

2. Pemandian Air Panas


Kolam pemandian air panas di Simpang Balek, Sumber foto : benermeriah.com

Karena adanya gunung berapi aktif, maka pada beberapa titik bisa ditemukan sumber air panas. Awalnya kami berencana mandi dan berendam air panas di kolam Bandar Lampahan, karena menurut adek bungsu, disana lebih bersih dan pemandangannya lebih bagus, namun mungkin karena Ramadhan kolam itu tutup. Jadi kami bergerak ke kolam pemandian air panas di Simpang Balek. Tempat ini juga sepi, sodara-sodara! Jadi berasa kolam milik pribadi hihi. Asiknya lagi, kolam ini tertutup dan terpisah antara laki-laki dan perempuan. Ya iyalahhhh!!!

Anak-anak jelas kesenangan, namun ternyata air di kolam pemandian laki-laki lebih panas daripada di kolam pemandian wanita. Baru beberapa menit, tubuh anak-anak sudah merah serupa terebus dan tenaga mereka seakan tersedot membuat lemas. Tumben aja, nggak perlu teriak-teriak buat ajak udahan. Tapi.... karena kolam sepi, puas juga kami mandi sambil berenang. 

3. Pacuan Kuda



Ah,  mana ada lomba pacuan kuda saat Ramadhan! Adanya malah di bulan Agustus, saat memeriahkan Hari Kemerdekaan RI atau acara-acara kebudayaan tahunan. Kami memang salah waktu datang kemari. Tapi gimana lagi, kesempatan dan waktu yang kami punya ya memang pas liburan Ramadhan. 

Meski begitu, aku pergi jugalah ke arenanya untuk melihat tanah yang kosong dan deretan bangku penonton yang sepi. Pokoknya, diusahakan, sebisanya untuk balik lagi kemari.... Aamiin!

Kalau pas ada perlombaan Pacuan Kuda, pasti bakal rame kayak di foto pinjaman dari Citra Rahman pemilik https://hananan.com ini.

Kebayang meriah, rame dan serunya acara lomba kan? Kalau kamu ingin tahu lebih tentang Pacuan Kuda, silahkan ke blognya Citra ya... di https://hananan.com/2013/03/17/pacu-kude-di-tanah-gayo/ Citra sempat melihat acara lomba itu di Takengon, Aceh Tengah, namun sedikit banyak acaranya mirip lahh

4. Air Terjun Tansaran Bidin

Sumber foto : https://i.ytimg.com/vi/1rFwbzAUf7c/maxresdefault.jpg

Lagi-lagi.....,  sayang banget kami tak sampai ke air terjun indah di Bener Meriah ini. karena Air Terjun Tansaran Bidin nan eksotis ini letaknya termasuk sulit dijangkau dan juga karena si adek bungsu sedang hamil besar sayang kalau dipaksa untuk mengantar kami kemari.  BANG IQ AYO KITA LIBURAN LAGI KE BENER MERIAH!! #caps lock jebol

Air terjun yang terletak di Kampung Wonosari kecamatan Bandar ini oleh warga lokal kerap dijadikan lokasi untuk pengambilan foto prewedding. Sayangnya beberapa saat lalu sempat terjadi kecelakaan disini, calon mempelai pengantin terpeleset hingga jatuh dan terbawa arus. Keduanya diberitakan tak tertolong. Sedih ya... Berlibur ke alam memang harus waspada dan hati-hati. Keindahan yang tampak untuk kita syukuri dan nikmati...

5. Monumen Radio Rimba Raya

Foto milik Citra Rahman http://hananan.com

Zaman sekolah dulu, di sekolahku ada seorang guru senior yang suka sekali mengkisahkan tentang peran penting Radio Rimba Raya yang terletak di kecamatan Pintu Rime, Bener Meriah ini.

Sejarah mencatat, ketika Belanda telah menguasai Ibu kota pemerintahan Indonesia, dan mengumumkan kemenangan mereka melalui radio Hilversum milik Belanda, sayup-sayup dari pelosok dataran tinggi Aceh, penyiar Radio Rimba Raya membantah hal tersebut kepada dunia. INDONESIA MASIH ADA! Siaran ini tertangkap sejumlah radio di negara-negara tetangga Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina bahkan Australia.

Radio yang mulai bersiaran sejak terjadinya Agresi Belanda I sampai Konferensi Meja Bundar berakhir dan tentara pendudukan Belanda ditarik dari Indonesia ini terletak di kecamatan Pintu Rime. (sumber https://id.wikipedia.org/wiki/Radio_Rimba_Raya)

Dan Monumen Radio Rimba Raya ini dibangun tahun 1987, sebagai monumen peringatan sejarah yang juga dijadikan tempat wisata. Oya, foto di atas juga milik Citra.

Jadi, itulah secara umum 5 hal keren dari Bener Meriah. Kalau kamu adalah tipe pejalan petualangan, yakinlah kamu akan menemukan hal-hal lain selain lima ini.
Sudah dulu yakk....

Happy travelling, happy blogging!

Haya Nufus

16 komentar :

  1. Yah dulu ke Bener Meriah juga nggak sempat ke air terjunnya. Lokasinya agak jauh dan kawan pun nggak tahu jalannya. Sukak kali sama Bener Meriah. Airnya luar biasa dingin, bikin ga sanggup mandi pagi. Hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang kita harus balik lagi nih kayaknya. Andai aja Gam Inong Blogger bisa bikin acara kemping bareng di Baner Meriah ya ^^

      Hapus
  2. Nama kabupatennya unik y mba bener meriah, air terjunnya syantik. Kyk di Lembang dunk y mba airnya dingin hehehe smg bisa kaki ini mendarat ke Aceh 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mirip di Lembang banget... Aamiin ^^

      Hapus
  3. Kalo ke Takengon pasti makin menarik tulisannya, banyak Spotnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Takengon juga menarik. Rencananya akan saya tulis di postingan selanjutnya. Terima kasih

      Hapus
  4. Cakep banget viewnya, Mbak. Kuliner di sana juga enak-enak kayaknya, ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kuliner tradisionalnya rada2 asam pedas gitu mbak. Enak sih lidah aku udah ketagihan soalnya :D

      Hapus
  5. Saya tertarik dengan pacuan kudanya mba, sya baru tau kalau selain disumbawa juga ada pacuan kuda di kabupaten lain. Oh iya salam kenal mba sebelumnya. Saya baru pertama mampir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih sudah kemari, salam kenal...

      Hapus
  6. Saya tertarik dengan pacuan kudanya mba, sya baru tau kalau selain disumbawa juga ada pacuan kuda di kabupaten lain. Oh iya salam kenal mba sebelumnya. Saya baru pertama mampir

    BalasHapus
  7. Duh pengin ke Aceh. Sumatra itu cuma Aceh yg belum aku datengi. Waktu aku kuliah dulu, KKN di Kec Bener tapi Jateng. Namanya hampir sama ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo ke Aceh mak Lusi... Sama ya, ini kabupaten sih

      Hapus
  8. Loh, Mbak tuh di Jakarta to? Tak kirain tinggal di Aceh lhooo...
    Mauuu ke situu~ baru pernah ke Banda Aceh + Sabangnya aja~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya udah di jakarta Na.. aku malah belum ke Sabang :(

      Hapus
  9. Halo,
    Allah SWT telah begitu setia kepada saya dan seluruh keluarga saya karena menggunakan Ibu Margaret untuk mengubah situasi keuangan kehidupan saya menjadi lebih baik dan stabil sehingga saya sekarang memiliki bisnis saya sendiri di kota.
    Nama saya Wani Binti Yasin dari kota Medan di Indonesia, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Margaret yang telah membantu saya dengan pinjaman yang bagus setelah saya mendapat banyak uang di tangan pemberi pinjaman online palsu yang menipu saya atas uang saya tanpa menawarkan saya pinjaman, saya telah membutuhkan pinjaman selama 2 tahun terakhir untuk memulai bisnis saya sendiri di kota kuala dimana saya berada dan saya jatuh ke tangan sebuah perusahaan palsu di India yang telah menipu saya dan tidak menawarkan pinjaman kepada saya. dan saya sangat frustrasi karena saya kehilangan semua uang saya ke perusahaan palsu di India, karena ini, saya berhutang budi kepada bank dan teman-teman saya dan saya tidak memiliki seseorang untuk dijalankan, sampai pada suatu hari yang setia bahwa seorang teman saya menelepon Nur Syarah setelah membaca kesaksiannya tentang bagaimana dia mendapatkan pinjaman dari perusahaan pinjaman Ibu Margaret, jadi saya harus menghubungi Nur Syarah dan dia memberi tahu saya dan meyakinkan saya untuk menghubungi ibu Margaret bahwa dia adalah ibu yang baik dan saya harus mengumpulkan keberanian dan saya menghubungi ibu Margaret dan saya terkejut bahwa pinjaman saya adalah proses d dan disetujui dan dalam waktu 2 jam pinjaman saya dipindahkan ke rekening saya dan saya sangat terkejut bahwa ini adalah sebuah keajaiban dan saya harus bersaksi tentang pekerjaan bagus Mother Margaret
    jadi saya akan saran semua orang yang membutuhkan pinjaman untuk menghubungi ibu perusahaan pinjaman Margaret melalui email: margaretpedroloancompany@gmail.com dan saya meyakinkan Anda bahwa Anda akan bersaksi seperti yang telah saya lakukan dan Anda juga dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut tentang ibu Margaret melalui saya email: wanibintiyasin@gmail.com dan anda masih bisa menghubungi teman saya Nur Syarah yang mengenalkan saya ke Ibu Margaret via email: nursyarah36@gmail.com
    semoga Allah terus memberkati dan menyayangi Ibu Margaret untuk mengubah kehidupan finansial saya.

    BalasHapus