Pantan Terong, Aceh Tengah, Bukit Indah untuk Melihat Danau Lot Tawar

5 komentar

Pagi-pagi sekali, setelah berendam di pemandian air panas Simpang Balek, kami berkemas menuju Takengon, Aceh Tengah. Melalui jalur umum, kami hanya butuh sekitar tiga puluh menit untuk ke sana. Namun untuk apa terburu-buru....Perjalanan itu tak hanya tentang tempat yang dituju, cerita pada setiap kelokan jalan yang kita ambil dan hal-hal tak terduga yang kita temukan juga penting sebagai kenangan. Jadi, kami meninggalkan jalur umun, mengambil jalan menanjak, melintasi jalan-jalan kecil berkelok, melewati perumahan sederhana berseling perkebunan kopi milik warga.

AC mobil si adek bungsu sedang bermasalah, tapi siapa yang butuh AC di daerah dataran tinggi Aceh Tengah? Buka saja jendela dan nikmati udara segar perbukitan yang menyapa kulit.

Saat roda berguling, aku merasa  bebas... Perbukitan hijau terasa lebih nikmat di mata dibanding jalanan besar dipadati kendaraan dan asap-asap polusi. Riuhnya anak-anak berlari di jalan atau mengayuh sepeda lebih menyenangkan dibanding suara raungan motor anak-anak di bawah umur di jalan-jalan kota. 

Puncak bukit Pantan Terong.

Banyak yang bilang bukit Pantan Terong yang berada pada ketinggian 1.830 meter dari permukaan air laut adalah titik terbaik untuk melihat keindahan Danau Lot Tawar dan keramaian Kota Takengon.  Jadi kesanalah kami menuju...


 

Tak hanya perbukitan, kebun dan ladang pun tampak berseling dengan rumah-rumah sederhana milik masyarakat lokal. Wajah-wajah petani kemerahan yang berpapasan pun tampak ramah dan bersahaja.

Aceh Tengah diberkahi dengan tanah subur.. Tak hanya tanaman kopi namun juga ragam jenis sayuran dan buah yang akan dijual hingga ke kabupaten-kabupaten lain. 

Jadi teringat sewaktu sekolah pesantren dulu. Di asrama kami, santrinya berasal dari Takengon seringkali membawa banyak hasil kebun sekembali dari liburan... Satu kotak jeruk Takengon yang rasanya manis, segar khas mampu kami habiskan dalam sekali duduk. Begitu pula alpukat yang legit-legit lembut itu. Anugerah banget kalau di kamar ada yang dari Takengon.

Pemandangan biji kopi sedang dijemur di perjalanan kami

Kami juga melewati berhektar perkebunan kopi dengan pohon-pohonnya yang rendah dan buah-buah yang masih mengkal.Kabarnya bila musim petik tiba banyak yang mendadak menjadi pemetik kopi musiman. Harganya lumayan banget untuk mereka.

Dan setelah kelokan ke sekian, sampailah kami di puncak bukit Pantan Terong.... Ada sebuah plang nama dan bangunan bercat kuning yang tampaknya digunakan sebagai warung bagi pengunjung. Dan ketika kami berdiri di pinggir tebing, tampaklah kota Takengon di bawah sana. Sekitar kami angin dingin bertiup namun matahari mampu menghangatkan..

Terletak di kecamatan Bebesan, kawasan ini kerap dikunjungi wisatawan lokal atau dari luar Aceh.

Sayangnya kabut masih menyelimuti pandangan kami... Beberapa kali aku mengambil foto namun tak terlalu puas dengan hasilnya. Kabut membentuk serupa selaput di lensa kamera... Atau aku saja yang tak pintar teknik memoto ya.

Dari sini kami bisa melihat Danau Laut Tawar, berputar ke arah lain, ada sebidang tanah lapang yang adalah tempat pacuan kuda belang Bebangka...juga bandar udara Rembele.

Setelah puas melihat-lihat, dari Bukit Pantan Terong mobil membawa kami menuruni bukit. Jalanan yang sempit ditambah adanya  perbaikan jalan membuat perjalanan kami tersendat sebentar. Tak apa, toh kami akhirnya terus melaju menuju pusat keramaian di kota Takengon, mengunjungi Gua Putri Pukes dan juga Danau Laut Tawar.. 

Tunggu cerita selanjutnya #halah!

5 komentar :

  1. Teman saya ada yang tugas di Takengon, saya selalu senang lihat foto-foto Takengon dari dia, indah sekali ya Mbak pemandangannya. Lihat foto-foto Mbak juga jadi mengingatkan saya sama sahabat saya itu. :)

    BalasHapus
  2. banyak juga ya blogger aceh saya perhatikan. Pengen juga saya kesana mbak, viewnya cantik2, tapi bukan cuma itu sih, banyak cerita-cerita ttg aceh yang setahun ini saya dengar dari famili. Ibarat makanan diceritain terus, ya jadi penasaran juga

    BalasHapus
  3. Aceh Tengah yang cantik sudah terkenal keindahan alam dan budayanya
    pasti sangat mengesankan perjalanan naik turun bukit sambil menghirup aroma pegunungan

    BalasHapus
  4. keren banget ya bukitnya, disana kita juga bisa melihat danau lot tawar..

    BalasHapus